Palembang, CB – Komandan Korem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud menghadiri sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman dan Kontrak Kegiatan Cetak Sawah serta Optimalisasi Lahan (OPLAH) di Ballroom Hotel Santika Premiere Palembang, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara TNI Angkatan Darat, Kementerian Pertanian RI, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Hadir dalam kegiatan itu Sekjen Kementan Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, Ir Kopassus Mayjen TNI Putra Widiastawa, Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Kusnadar Hidayat, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Hermanto, Direktur Penyediaan Lahan Geloria Merry Karolina Br. Ginting, Direktorat Perlindungan dan Optimasi Lahan Dede Sulaeman, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sumsel Noor Roufiq Ahmadi, serta Danrem 045/Garuda Brigjen TNI Jaya Nur Wahyudi.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Khabib Mahfud menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
“Melalui nota kesepahaman ini, kami berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait dalam mendukung optimalisasi lahan pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Korem 044/Gapo siap mendukung penuh program swasembada pangan nasional melalui pendampingan dan pengawalan kegiatan di lapangan,” ujar Danrem.
Ia menambahkan, TNI AD khususnya Korem 044/Gapo akan terus berkomitmen membantu percepatan program pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.
Program Cetak Sawah dan OPLAH sendiri diharapkan mampu meningkatkan luas tanam, produktivitas pertanian, serta memperkuat ketersediaan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. (Rill)






