Total 11 KK Terdampak Kebakaran Hebat di Teluk Kecamatan Lais Musi Banyuasin

LAIS, CB– Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun I, Desa Teluk, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Sebanyak sembilan unit rumah yang dihuni 11 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah milik warga bernama Arina. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya karena jarak bangunan yang berdekatan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya memadamkan api sambil melaporkan peristiwa itu kepada pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Lais.

Akibat kebakaran itu, enam rumah mengalami rusak berat, masing-masing milik Arina, Imam Muzakir, Hengki, Siti Nurbaya, Rohaya, dan Ihwan. Sementara tiga rumah lainnya milik Sando, Amjah, dan Usman mengalami kerusakan ringan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam dengan melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Musi Banyuasin, satu unit mobil Damkar Kecamatan Lais, serta satu unit mobil Damkar PT Medco Kaji. Upaya pemadaman juga dibantu personel Satpol PP, Tagana, Polsek, Koramil Kecamatan Lais, serta masyarakat setempat yang bergotong royong. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 WIB.

Camat Lais, Heru Kharisma, S.I.P., M.Si., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pemerintah kecamatan bersama instansi terkait langsung bergerak melakukan penanganan darurat bagi warga yang terdampak.

“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Lais menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Teluk. Saat ini, tim gabungan telah berkoordinasi erat dengan Dinas Sosial dan instansi terkait di tingkat kabupaten untuk memastikan bantuan tanggap darurat, baik logistik maupun kebutuhan pokok, dapat segera disalurkan kepada 11 KK yang terdampak,” ujar Heru.

Selain memastikan penyaluran bantuan, Heru juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.

“Saat ini, kami Pemerintah Kecamatan Lais bersama Pemerintah Desa Teluk masih melakukan pendataan pasca-kebakaran serta dokumentasi lanjutan guna koordinasi penyaluran bantuan lebih lanjut,” tutupnya. (**)