Banyuasin, CB– Pemadaman listrik lebih dari 12 jam melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Banyuasin III, yang juga merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Banyuasin. Listrik padam sejak Senin, 17 November 2025 pukul 18.00 WIB dan baru kembali menyala pada Selasa, 18 November 2025 sekitar pukul 08.20 WIB.
Akibat pemadaman panjang tersebut, beberapa warga mengaku mengalami kerugian, terutama terkait bahan makanan yang rusak akibat kulkas tidak berfungsi.
“Es krim cair dan isi kulkas busuk. Tolong dijelaskan siapa yang bertanggung jawab akan hal ini,” keluh Mail, warga Desa Pelajau, Kecamatan Banyuasin III.
Menanggapi kondisi tersebut, Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Pangkalan Balai, Iman Aswilton, memberikan penjelasan terkait penyebab padamnya aliran listrik. Ia menyatakan bahwa pemadaman terjadi akibat gangguan jaringan berulang yang mensuplai arus listrik dari Gardu Induk (GI) Betung menuju Kota Pangkalan Balai dan wilayah sekitarnya.
Dalam pemberitahuannya, Iman menyampaikan:
“Sejak sore kemarin hingga saat ini terjadi gangguan jaringan listrik berulang yang disuplai dari Gardu Induk Betung untuk Kota Balai dan daerah sekitarnya. Untuk gangguan ini belum bisa dipastikan penyebabnya, namun indikasi awal berada pada kabel tanah antara Gardu Induk Betung – Simpang Tebenan.
Saat ini suplai listrik dibackup dari Gardu Induk Talang Kelapa, yang cukup rawan mengingat panjang jaringan. Petugas sedang memastikan kondisi dan titik gangguan kabel tanah tersebut serta potensi penyebab lainnya. Hal ini dilakukan agar gangguan tidak berulang kembali.
Kami mohon maaf atas kejadian ini dan mohon doa agar segera dapat teratasi.”
Hingga berita ini diterbitkan, PLN terus melakukan penanganan dan pemantauan untuk memastikan kestabilan pasokan listrik di wilayah Banyuasin III dan sekitarnya.
Info Terbaru saat ini menyebutkan jika baru saja terjadi pemadaman kembali Sekira Pukul 18.00, Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat dampaknya cukup merugikan rumah tangga maupun aktivitas ekonomi masyarakat. (AY)






