Muswil IV ABDSI Sumsel Bentuk Kepengurusan Baru dan Aktifkan DPD Daerah

Palembang, CB — Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) Sumatera Selatan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV di Ruang Rapat Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum regenerasi kepengurusan sekaligus penguatan layanan pengembangan bisnis bagi koperasi dan usaha mikro kecil menengah (KUMKM) di Sumatera Selatan.

Muswil dihadiri pegiat dan pendamping koperasi, praktisi business development, akademisi, pengurus koperasi, hingga jurnalis dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel seperti Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, OKI, PALI, Lubuk Linggau, Muara Enim dan daerah lainnya.

Sebelum pelaksanaan Muswil, ABDSI Sumsel juga menggelar Bimbingan Teknis Nonline dan Uji Kompetensi Offline Instruktur Level 4 bersertifikat BNSP pada 21–24 Mei 2026 di Aula Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palembang bekerja sama dengan BNSP dan LSP IKN. Kegiatan tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan instruktur kompeten sekaligus menyiapkan tenaga pengajar dan fasilitator program SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia).

Ketua Umum DPN ABDSI, Bahrul Ulum Ilham, dalam pembekalannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan pengembangan bisnis melalui pendampingan berkelanjutan dan sertifikasi kompetensi.

“ABDSI harus mampu menjadi penggerak peningkatan standar layanan pengembangan bisnis di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan melalui sinergi pusat, wilayah, dan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumsel yang diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan UKM, Ambar Sehatiningsih, mengapresiasi konsistensi ABDSI dalam melakukan kaderisasi dan penguatan pendampingan koperasi dan UKM.

“Pemerintah berharap ABDSI dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat layanan bisnis bagi koperasi dan UKM agar mampu berkembang dan berdaya saing,” katanya.

Salah satu agenda utama Muswil ialah pemilihan kepengurusan baru DPW ABDSI Sumsel periode 2026–2030 dan pengaktifan kembali DPD di sejumlah kabupaten/kota. Melalui forum sidang yang dipimpin M. Umar Husein dan Mukhtaruddin Muchsiri, terpilih Adi Fajeriansyah sebagai Ketua DPW ABDSI Sumsel sekaligus ketua formatur menggantikan M. Umar Husein.

Adi Fajeriansyah dikenal berpengalaman dalam pendampingan koperasi dan UKM di Banyuasin, Palembang, dan OKU Timur. Dalam sambutannya, ia menyatakan siap membangun koordinasi dan memperkuat jaringan pendampingan bisnis di Sumsel.

“Kami akan bergerak cepat menyusun kepengurusan dan menyiapkan program kerja, termasuk pelatihan literasi keuangan dan pendampingan aplikasi Si Apik bagi generasi muda,” ungkapnya.

 

Muswil juga menetapkan tim formatur tingkat DPW dan DPD dari sejumlah daerah seperti Banyuasin, Ogan Ilir, OKI, Musi Banyuasin, Lubuk Linggau, Muara Enim, PALI dan Palembang untuk menyusun personalia kepengurusan lengkap paling lambat satu bulan ke depan.

Sebanyak 35 peserta undangan dari unsur perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, pengurus koperasi, pendamping UKM, dan praktisi business development berkomitmen meningkatkan kapasitas manajerial, daya saing, serta akses pasar KUMKM agar mampu berkembang dan naik kelas. (Rill)