Palembang, CB – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) melalui Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Talenta pada Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing, Siti Aedah, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2025, Senin (27/10).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumatera Selatan ini berlangsung di Hotel Aston Palembang, mulai 27 Oktober hingga 3 November 2025.
Pelatihan diikuti sebanyak 566 peserta, terdiri atas Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA). Para peserta dibagi ke dalam tiga kelas pelatihan dengan mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045.”
Dalam sambutannya, Siti Aedah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenkop UKM untuk memperkuat kapasitas pendamping koperasi di tingkat desa dan kelurahan agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
“Peningkatan kapasitas SDM pendamping koperasi menjadi faktor penting dalam memperkuat kelembagaan dan kemandirian koperasi. Harapannya, mereka dapat menjadi ujung tombak pengembangan usaha masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sumatera Selatan Ir. H. Amiruddin, M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan agar para PMO dan BA dapat bekerja secara efektif, terukur, terstruktur, dan responsif dalam mendampingi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap para pendamping di lapangan dapat menjadi penggerak utama keberhasilan program KDKMP, sehingga koperasi desa benar-benar menjadi pilar ekonomi rakyat,” tambahnya.
Acara pembukaan turut dihadiri Sekretaris Dinas Koperasi UKM Sumsel Drs. Hermansyah Qodho serta sejumlah pejabat terkait.

Pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan pendamping koperasi yang profesional, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan ekonomi berbasis digital di masa mendatang. (Editor AY)






