Bupati Askolani Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan KDKMP di Banyuasin

Talang Kelapa, CB – Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. menghadiri kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Fisik 80.000 Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting, Jumat (17/10).

Kegiatan nasional ini mengusung tema “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya.”

Groundbreaking pembangunan gedung baru Koperasi Merah Putih berlangsung di wilayah Kodim 0430/Banyuasin, tepatnya di Pasar Kelurahan Rawa Maju, Kecamatan Talang Kelapa. Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak awal pengembangan gerai dan pergudangan koperasi yang diharapkan mampu menjadi contoh koperasi modern yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto, bersama Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, Dandim 0430/BA Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, serta unsur Forkopimda dan pejabat terkait, melakukan peletakan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan 800 gerai koperasi di wilayah Banyuasin.

“Pembangunan 800 gerai koperasi ini adalah langkah nyata untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi, kita mendorong kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan di wilayah Banyuasin,” ujar Brigjen TNI Adri Koesdyanto.

Sementara itu, Bupati Askolani menegaskan bahwa pembangunan tersebut sejalan dengan visi Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera. Menurutnya, koperasi merupakan instrumen penting dalam mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Koperasi harus menjadi pilar utama ekonomi rakyat. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita wujudkan Banyuasin yang maju dan sejahtera,” ungkap Bupati Askolani.

Di sisi lain, Dandim 0430/BA Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo menyampaikan bahwa pembentukan KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) di Kabupaten Banyuasin merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis gotong royong. (Tim)