Dandim 0430/Banyuasin Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapan Bencana Hidrometeorologi di Polres Banyuasin

Banyuasin, CB– Dalam rangka menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Banyuasin, Polres Banyuasin menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Banyuasin, Kelurahan Mulya Agung, Kecamatan Banyuasin III, pada Rabu (5/11/2025)

Apel kesiapan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, didampingi oleh Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, SH., S.I.K., M.I.K, dan Dandim 0430/Banyuasin, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, S.E., M.H.I., M.Han.

Apel ini memperlihatkan keseriusan semua pihak dengan dihadiri oleh pasukan, berasal dari berbagai elemen turut serta. Mulai dari TNI (Kodim 0430), Polri (Sat Samapta, Lantas, Polairud, Intelkam, Reskrim, Narkoba, dan Polsek jajaran), hingga instansi pendukung seperti BPBD, Manggala Agni, Satpol PP, Damkar, Dishub, Tagana Dinsos, dan Dinkes. Kehadiran PNS Polres juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana adalah tanggung jawab bersama.

Dalam amanatnya, Bupati Askolani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan apel ini. Beliau menekankan bahwa apel ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata komitmen untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin putting beliung, yang dapat menimbulkan kerugian harta benda dan kerusakan lingkungan.

“Mari kita bersama siap siaga tanggap darurat terhadap bencana Hidrometeorologi, Kita bergabung untuk bekerjasama dari institusi-institusi, tanpa adanya kerjasama kita semua bukanlah apa-apa,” ujar Bupati Askolani.

Sementara itu, Dandim 0430/Banyuasin, Letkol Inf Handoyo Yudi Prasetyo, menegaskan bahwa TNI, khususnya jajaran Kodim 0430/Banyuasin, siap bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam penanganan bencana.

“Bencana adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada satu institusi yang bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, sinergitas lintas sektor harus terus diperkuat melalui koordinasi, latihan gabungan, dan kesiapan yang matang di lapangan,” ungkap Dandim.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan perlengkapan dan kelengkapan kesiapan bencana untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi siap pakai jika terjadi keadaan darurat. (Rill)