BANYUASIN, CB — Kebakaran hebat disertai ledakan terjadi di area penampungan bahan bakar minyak (BBM) milik PT Cakra Indo Pratama di Desa Lubuk Karet, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa serta luka serius, sekaligus memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan berasal dari salah satu tangki penyimpanan BBM di area operasional perusahaan. Kobaran api dengan cepat membesar pascaledakan, sehingga sempat menyulitkan proses pemadaman pada awal kejadian.

Kapolres Banyuasin AKBP Risna Aldino, S.I.K., M.Si melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Muhammad Ilham, S.I.K., M.M., membenarkan insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa tim kepolisian telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Benar, telah terjadi ledakan dan kebakaran pada tangki BBM milik PT Cakra Indo Pratama. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kejadian tersebut,” ujar AKP Ilham.
Dalam peristiwa itu, tercatat empat orang menjadi korban. Tiga orang mengalami luka bakar serius dan kini menjalani perawatan intensif, sementara satu orang lainnya meninggal dunia akibat luka yang diderita.
“Total ada 4 korban. 3 mengalami luka bakar berat, dan update 1 orang meninggal dunia,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan jika penyelidikan tidak hanya fokus pada penyebab teknis ledakan, tetapi juga memperluas penyelidikan terhadap aspek lain yang berkaitan dengan operasional perusahaan. Pemeriksaan meliputi legalitas usaha, perizinan, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
“Kami akan mendalami tidak hanya penyebab ledakan, tetapi juga aspek legalitas, perizinan, serta standar keselamatan kerja yang diterapkan di lokasi tersebut,” tandasnya.






