BANYUASIN, CB– Menjelang 1 tahun kepemimpinan Wardoyo sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuasin, polemik mengenai keberadaan kantor organisasi tersebut masih menjadi perbincangan di kalangan anggota.
Selain persoalan kantor, sejumlah anggota juga menyoroti belum terwujudnya persatuan di tubuh organisasi sebagaimana yang pernah disampaikan dalam komitmen kepemimpinannya.
Saat dikonfirmasi mengenai alamat kantor PWI Banyuasin, Wardoyo memberikan jawaban singkat melalui pesan tertulis.
“Alamat ada di kop surat,” tulis Wardoyo, Rabu (2/7/2026).
Jawaban tersebut justru memicu beragam tanggapan di grup percakapan anggota. Salah seorang anggota bahkan menyampaikan komentar bernada sindiran.
“Kuliner tinggal pasang spanduk bae🤣,” tulis salah satu anggota grup.
Sejumlah anggota menilai, sejak pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) yang mengantarkan Wardoyo sebagai ketua, keberadaan kantor PWI Banyuasin hingga kini belum diketahui secara jelas oleh sebagian anggota.
Tak hanya itu, menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, sejumlah anggota juga kembali mengingat komitmen Wardoyo yang disebut pernah menyatakan siap mundur apabila PWI Banyuasin tidak mampu dipersatukan.
Kenyataannya, menurut beberapa anggota, hingga kini masih terdapat wartawan anggota PWI yang merasa tidak dilibatkan dalam berbagai kegiatan organisasi hanya karena berbeda pilihan saat Konferkab Lalu.
Salah seorang anggota yang memiliki hak suara pada Konferkab dan disebut pernah mengharumkan nama PWI Banyuasin dibidang Olahraga juga mempertanyakan arah kepemimpinan organisasi. Menurutnya, PWI seharusnya menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota tanpa membedakan kelompok tertentu. (AY)






