Banyuasin, CB– Seorang pria berinisial H, warga Desa Rejodadi, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, ditemukan meninggal dunia di rumah mertuanya di Kelurahan Kedondong Raye, Kecamatan Banyuasin III, Minggu (12/7) petang. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar.
Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai sopir angkut material. Namun, menurut keterangan warga sekitar, beberapa hari sebelum kejadian H mengaku telah diberhentikan dari pekerjaannya.
Seorang tetangga mengatakan, H sempat pulang menggunakan angkutan umum dan menceritakan kepada istrinya bahwa dirinya sudah tidak lagi bekerja. Bahkan, korban disebut beberapa kali berupaya menghubungi pihak perusahaan agar dapat kembali dipekerjakan.
“Beberapa hari lalu dia pulang naik angkot dan cerita kalau sudah diberhentikan kerja. Katanya juga sempat beberapa kali menghubungi perusahaan, memohon supaya masih bisa tetap bekerja,” ujar seorang tetangga.
Korban ditemukan sesaat setelah waktu Magrib. Warga bersama keluarga kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Banyuasin. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Menurut warga, aparat kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal. Polisi juga sempat menanyakan kesediaan keluarga terkait pelaksanaan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
“Tadi polisi sudah datang dan sempat menanyakan soal autopsi, tetapi pihak keluarga memilih tidak dilakukan autopsi,” kata tetangga lainnya.
Rencananya, jenazah H akan dimakamkan pada Senin (13/7) sekitar pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedade, Kelurahan Pangkalan Balai.






