BANYUASIN, CB– Hasil panen padi di Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, meningkat dari 4,5 ton pada 2025 menjadi 6,5 ton pada 2026, meski dihadapkan pada musim kemarau yang lebih panjang. Peningkatan tersebut disyukuri melalui kegiatan Tasyakuran Panen Padi Gapoktan Argo Mulyo yang dihadiri Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Rabu (7/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Askolani mengapresiasi kerja keras petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen.
“Tahun lalu, 2025, musim kemarau tidak lama seperti tahun 2026 ini, namun hasil panen padi kita justru meningkat tajam. Tidak hanya di Desa Merah Mata, tetapi di Kabupaten Banyuasin meningkat sangat signifikan. Ini berkah luar biasa, dan kita patut bersyukur kepada Allah SWT,” ujar Askolani.
Ia juga menyampaikan harapan agar Kabupaten Banyuasin kembali meraih penghargaan atas peningkatan produksi padi di tingkat nasional. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dalam mendorong produktivitas pertanian.
Ketua Gapoktan Argo Mulyo, Soekarno, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap para petani. Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Merah Mata, Seftian, S.IP., yang menilai dukungan pemerintah menjadi bagian penting dalam pengembangan pertanian desa.
Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan, Tuti Murti, S.P., M.Si., mengapresiasi kemajuan sektor pertanian Banyuasin. Ia menilai kerja sama antara pemerintah daerah, petani, penyuluh, dan kelompok tani berperan dalam mendorong peningkatan produksi.
Peningkatan hasil panen di Desa Merah Mata diharapkan menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat kontribusi Banyuasin terhadap ketahanan pangan nasional. (Tim)






