Ambulans Bawa Jenazah Tabrakan dengan Truk Tangki di Jalintim KM 45 Banyuasin

BANYUASIN, CB— Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung KM 45, tepatnya di kawasan Simpang Koramil Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kecelakaan kali ini melibatkan satu unit ambulans bernomor polisi BG 9971 MZ yang tengah membawa jenazah bersama sejumlah penumpang dan sebuah kendaraan tangki bernomor Polisi BG 8975 OJ bertuliskan PT Berlian Maju Motor.

Berdasarkan informasi sementara di lokasi, ambulans tersebut membawa delapan orang dalam perjalanan, terdiri dari sopir, dua perempuan, empat laki-laki dan satu anak-anak. Selain para penumpang, terdapat pula satu jenazah yang berada di dalam ambulans.

Benturan mengakibatkan bagian depan ambulans mengalami kerusakan cukup parah. Sopir ambulans bahkan sempat terjepit di dalam kendaraan hingga harus mendapat bantuan warga untuk dievakuasi.

Dalam kejadian tersebut, sopir ambulans dilaporkan mengalami patah kaki. Sementara seorang penumpang perempuan mengalami luka pada bagian kepala dan kemudian mendapat penanganan medis di RSUD Banyuasin.

Jenazah yang sebelumnya berada di dalam ambulans juga segera dievakuasi dari lokasi. Untuk mempercepat proses penanganan dan menghindari jenazah terlalu lama berada di lokasi kecelakaan, jenazah kemudian dipindahkan ke ambulans milik RSUD Banyuasin.

Selanjutnya, jenazah dibawa menuju Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

 

Kesaksian Warga

Salah seorang saksi mata, Novi, mengatakan kecelakaan terjadi ketika kendaraan tangki dari arah Betung menuju Palembang berada di jalur kiri, sedangkan ambulans datang dari arah berlawanan.

Menurut Novi, ambulans diduga berada di bagian tengah jalan saat hendak mendahului kendaraan di depannya sehingga terjadi benturan dengan kendaraan tangki.

“Mobil truk tangki dari arah Betung berada di jalur kiri menuju Palembang, sedangkan ambulans dari arah Palembang menuju Betung dan Musi Banyuasin dalam posisi di tengah menyalip. Kecelakaan pun tidak terhindarkan,” ujar Novi.

Namun, kronologi lengkap dan penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak kepolisian, termasuk posisi masing-masing kendaraan, kecepatan, serta kondisi arus lalu lintas saat kejadian.

Kecelakaan tersebut kembali menjadi perhatian karena terjadi di salah satu ruas Jalintim Palembang-Betung yang memiliki aktivitas kendaraan cukup padat. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan serta memastikan hak dan keselamatan seluruh korban. (**)