Banyuasin,CB- Banjir merendam permukiman warga pada pagi Hari Raya setelah aliran sungai di kelurahan Seterio kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin tersumbat oleh tumpukan tumbuhan liar.
Meski hujan yang turun hanya berintensitas rendah, air justru terus meningkat bahkan setelah hujan berhenti.
Ketinggian air yang semula sekitar 15 sentimeter dilaporkan naik hingga mencapai sekitar 50 sentimeter, membuat aktivitas warga terganggu di momen perayaan.
Desi, salah seorang warga setempat, mengatakan banjir kali ini terjadi tidak seperti biasanya.
Menurutnya, kondisi sungai yang buntu akibat banyaknya tumbuhan liar diduga menjadi penyebab utama meluapnya air.
“Malam tadi hujan tidak terlalu deras, tapi air sudah masuk. Setelah hujan berhenti, malah makin tinggi. Tadi sekitar 15 senti, sekarang sudah hampir 60 senti,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).
Ia juga menyampaikan keluhan warga yang merasa kondisi ini sudah lama terjadi tanpa penanganan serius.
Warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan untuk membersihkan aliran sungai agar tidak terus menimbulkan banjir.
“Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah untuk membersihkan sungai. Kalau tidak, setiap hujan pasti begini,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, air masih menggenangi sejumlah rumah warga dan belum menunjukkan tanda-tanda surut. (Red)






