Banyuasin, CB– Sebuah bangsal produksi batu bata pres jumbo milik Joko, warga Desa Pangkalan Benteng RT 09, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, hangus dilalap api pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kebakaran diduga dipicu sisa panas dari proses pembakaran batu bata yang masih tinggi. Api kemudian merambat ke bagian atas dapur pembakaran dan membakar kayu penyangga yang kering sebelum menyambar atap bangsal berbahan daun nipah.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat membesar hingga seluruh bangunan bangsal tidak dapat diselamatkan.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain kehilangan bangunan usaha, aktivitas produksi batu bata yang menjadi sumber penghidupan keluarga juga terhenti total.
“Sore hari sekitar tanggal 14 Mei 2026 terjadi kebakaran yang menghanguskan bangsal batu bata milik saya. Kerugian yang saya alami cukup besar dan usaha produksi juga terhenti,” ujar Joko.
Joko berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun para dermawan agar dirinya dapat kembali membangun usaha yang telah menjadi mata pencaharian utama keluarganya.
“Saya berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun para dermawan untuk membantu meringankan beban akibat musibah ini,” harapnya. (Red)






