
Jakarta, CB — Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono memberikan pengarahan akhir tahun kepada para Business Assistant (BA) Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai bagian dari evaluasi nasional kinerja program sepanjang tahun 2025, Senin (29/12).
Dalam arahannya, Menkop menegaskan bahwa keberadaan BA merupakan faktor krusial yang menentukan berhasil atau tidaknya pelaksanaan program Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.
Menurutnya, kualitas pendampingan yang diberikan BA sangat berpengaruh terhadap tata kelola, keberlanjutan usaha, hingga dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat desa dan kelurahan.
“Keberhasilan Kopdes/Kel Merah Putih sangat bergantung pada kualitas pendampingan. BA tidak hanya mendampingi secara administratif, tetapi juga memastikan koperasi berjalan profesional, transparan, dan berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat,” ujar Ferry Juliantono.
Menkop juga meminta para BA untuk terus menjaga profesionalitas, integritas, serta kekompakan dalam bekerja di lapangan. Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara BA dengan kepala dinas koperasi dan perangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan searah dengan kebijakan nasional.
Menurut Ferry, evaluasi akhir tahun ini menjadi momentum untuk memperbaiki berbagai kekurangan sekaligus memperkuat peran BA sebagai ujung tombak pendampingan Kopdes/Kel Merah Putih. Ia berharap, pada tahun mendatang, koperasi desa dan kelurahan mampu tumbuh lebih mandiri, sehat, dan berdaya saing.
Program Kopdes/Kel Merah Putih sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat kelembagaan ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan, dengan dukungan pendampingan intensif dari para BA di seluruh wilayah Indonesia. (Tim)






