Banyuasin, CB— Maraknya aksi pencurian di Kelurahan Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, dalam beberapa pekan terakhir memicu keresahan serius di tengah masyarakat. Warga mendesak Polres Banyuasin segera bertindak cepat dan tegas untuk menangkap para pelaku yang dinilai semakin berani dalam beraksi.
Berbagai kasus pencurian dilaporkan terjadi hampir beruntun, mulai dari pencurian sepeda motor, tabung gas LPG, hingga barang dagangan warga seperti kelempang. Yang paling menjadi perhatian, aksi pencurian sepeda motor kini bahkan menyasar lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, wilayah yang sebelumnya dianggap sebagai area aman.
Sejumlah pegawai dan masyarakat mengaku kehilangan kendaraan roda dua saat diparkir di kompleks perkantoran Pemkab Banyuasin. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran mendalam, tidak hanya bagi ASN yang beraktivitas setiap hari, tetapi juga masyarakat umum yang rutin keluar-masuk kawasan pemerintahan.
“Motor bisa hilang di lingkungan perkantoran. Kalau di situ saja tidak aman, kami semakin khawatir,” ujar Nandi, warga Pangkalan Balai, saat dibincangi.
Selain maraknya pencurian kendaraan, tabung gas LPG juga menjadi sasaran pelaku. Aksi serupa terjadi di rumah-rumah warga dan warung kecil. Bahkan, barang dagangan seperti kelempang turut lenyap dicuri, menambah beban kerugian ekonomi bagi warga.

Masyarakat menilai aparat penegak hukum perlu meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan, serta memperkuat pengawasan di lokasi strategis. Warga juga berharap pengungkapan kasus disampaikan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.
“Jangan sampai kejadian terus berulang. Kami minta Polres Banyuasin cepat bergerak dan menangkap pelakunya,” tegas Erwin, warga lainnya.
Hingga Berita Diterbitkan, Masyarakat Pangkalan Balai masih menunggu langkah konkret dari Polres Banyuasin untuk memulihkan rasa aman dan menekan maraknya tindak kriminal yang terjadi di wilayah tersebut.






