Pengendalian Inflasi Jadi Fokus, Wabup Netta Hadiri Rakor Bersama Mendagri

Pangkalan Balai, CB— Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D secara virtual bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia.

Rakor tersebut membahas kondisi inflasi nasional dan daerah, termasuk langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan mencapai 5,34 persen. Angka tersebut menunjukkan kondisi perekonomian daerah yang tetap tumbuh positif di tengah tantangan global dan dinamika harga pangan.

Berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) Sumsel sebesar 0,38, sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan signifikan yakni cabai merah, cabai rawit, dan minyak goreng.

“Cabai merah menjadi komoditas yang paling banyak mengalami kenaikan di beberapa daerah. Kepala daerah diminta mengambil langkah konkret untuk mengatasi kenaikan harga tersebut,” ujar Tito Karnavian.

Selain itu, Mendagri juga menekankan pentingnya menjaga konsumsi rumah tangga sebagai salah satu komponen utama pertumbuhan ekonomi. Tingginya konsumsi masyarakat dinilai menjadi indikator daya beli yang baik dan aktivitas ekonomi yang tetap bergerak positif.

 

Rakor juga membahas dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian melalui distribusi bantuan pompa untuk lahan pertanian seluas 1 juta hektare serta pembangunan dan distribusi infrastruktur air pada periode 2024–2026 guna memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau.

Wabup Banyuasin Netta Indian menyatakan Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus berkomitmen mendukung langkah pengendalian inflasi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui sinergi lintas sektor.

“Pemkab Banyuasin siap mendukung langkah pengendalian inflasi, terutama menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat ekonomi kerakyatan agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Netta Indian.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Alfian, M.M, Staf Ahli Bupati Banyuasin Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dr. Drs. H. Ali Sadikin, M.Si, serta Kabag Kesra H. Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si. Kehadiran jajaran Pemkab Banyuasin tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan pengendalian inflasi di Banyuasin. (Tim)