Paripurna DPRD, Wabup Paparkan LKPJ Banyuasin 2025

PANGKALAN BALAI, CB– Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuasin Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin (6/4).

Rapat yang digelar di Gedung Paripurna DPRD Banyuasin itu juga dirangkaikan dengan pengumuman pembentukan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ sebagai bagian dari proses evaluasi kinerja pemerintah daerah.

Dalam penyampaiannya, Netta mengungkapkan sejumlah capaian positif Banyuasin sepanjang 2025, terutama pada indikator makro ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuasin meningkat dari 5,15 persen pada 2024 menjadi 5,40 persen pada 2025, bahkan melampaui pertumbuhan Provinsi Sumatera Selatan sebesar 5,35 persen,” ujarnya.

Selain itu, angka kemiskinan turun dari 9,30 persen menjadi 8,48 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 71,55 menjadi 72,42, sementara tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 2,68 persen.

Di sektor keuangan daerah, realisasi pendapatan mencapai Rp2,96 triliun atau 96,23 persen dari target, dengan PAD sebesar Rp385,12 miliar atau melampaui target hingga 103,04 persen.

“Capaian ini patut kita syukuri, namun tidak boleh membuat kita berpuas diri. Kita harus terus meningkatkan kinerja ke depan,” kata Netta.

Ia menambahkan, berbagai prestasi tersebut juga diakui secara nasional melalui sejumlah penghargaan, di antaranya peningkatan produksi beras nasional, Bhumandala Kanaka, Kabupaten Layak Anak kategori Pratama, serta penghargaan percepatan penurunan stunting.

“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen. Ke depan, kita harus tetap waspada terhadap tantangan dan terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat Banyuasin,” tutupnya.

Penyampaian LKPJ ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama untuk meningkatkan kinerja pembangunan daerah pada tahun 2026. (Tim)