Pangkalan Balai, CB— Kasus pencurian sepeda motor atau curanmor di Kota Pangkalan Balai dalam satu bulan terakhir mengalami peningkatan signifikan. Aksi para pelaku kerap terjadi saat umat Muslim melaksanakan ibadah di masjid, sehingga memicu keresahan dan kekhawatiran masyarakat. Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.
Berdasarkan laporan yang diterima, sedikitnya delapan unit sepeda motor milik warga dilaporkan hilang saat diparkir di halaman masjid di sejumlah titik di Kota Pangkalan Balai. Pola aksi pelaku hampir serupa: menyasar kendaraan yang diparkir tanpa pengawasan dan tidak dilengkapi kamera pengawas (CCTV).
Ketika jemaah tengah khusyuk beribadah, pelaku memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksinya dalam waktu singkat.

Kasat Reskrim, AKP Muhammad Ilham, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya telah meningkatkan kegiatan penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan untuk menelusuri para pelaku.
Terbaru Polres Banyuasin berhasil mengungkap Kasus Curas dan Pengelapan Kendaraan Bermotor termasuk melakukan penangkapan penadah.
“Kami terus mendalami laporan masyarakat dan melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap pelaku curanmor ini. Diperlukan dukungan, peran aktif dan peningkatan kewaspadaan masyarakat agar situasi kamtibmas dapat terjaga,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika memarkirkan kendaraan di area tempat ibadah. Warga diingatkan untuk menggunakan kunci ganda, memarkir kendaraan di area yang diawasi, serta memastikan lingkungan sekitar aman sebelum meninggalkan kendaraan. Pihak kepolisian menegaskan bahwa pencegahan dapat dilakukan dengan kerja sama antara pengurus masjid dan masyarakat dalam meningkatkan pengawasan lingkungan.
Kasat Reskrim memastikan bahwa jajaran Polres Banyuasin berkomitmen menekan angka kejahatan dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. (Tim)






