Upacara 17-an Kodam II/Sriwijaya Perkuat Semangat Pengabdian

Palembang, CB– Semangat pengabdian, dedikasi, dan loyalitas prajurit kembali diteguhkan dalam pelaksanaan Upacara Bendera 17-an yang digelar jajaran Makodam II/Sriwijaya di Lapangan Makodam II/Swj, Palembang, Senin (20/4/2026).

 

Upacara bulanan tersebut dipimpin oleh Dandenmadam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Sentot Dwi Purnomo, serta diikuti oleh para Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Makodam II/Sriwijaya.

Dalam rangkaian upacara, para peserta mengikuti pembacaan Pembukaan UUD 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, serta Panca Prasetiya Korpri sebagai bentuk penguatan nilai-nilai dasar pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Pada kesempatan tersebut, Kolonel Sentot membacakan amanat Panglima TNI yang diawali dengan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh keluarga besar TNI.

 

Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas prajurit dalam menjaga kedaulatan negara di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

 

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas seluruh prajurit dan PNS TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan inspektur upacara.

 

Panglima TNI turut menyoroti perkembangan situasi global, termasuk ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpengaruh terhadap kondisi politik dan ekonomi nasional. Untuk itu, seluruh prajurit diminta meningkatkan kewaspadaan serta menjalankan tugas secara profesional dan efisien.

 

“Seluruh prajurit dan PNS TNI harus tetap waspada, taat hukum, menjaga kehormatan institusi, serta bijak dalam bermedia sosial guna menangkal hoaks dan provokasi,” lanjutnya.

 

Di akhir amanat, Panglima TNI menegaskan lima poin penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan, di antaranya peningkatan keimanan dan ketakwaan, memegang teguh Sapta Marga, serta menjadi pionir dalam mewujudkan TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA). (Red)