Update: Kasus Pasutri Tewas di Kebun Karet Banyuasin Mengarah ke Pembunuhan Disusul Bunuh Diri

Banyuasin, CB – Misteri penemuan dua jenazah pasangan suami istri di kawasan kebun karet, Dusun II, Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, mulai menemukan titik terang. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga peristiwa tersebut merupakan kasus pembunuhan yang kemudian disusul aksi bunuh diri.

Korban diketahui berinisial J.D. (47) dan R. (45), warga Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa. Keduanya ditemukan meninggal dunia pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Penemuan jenazah bermula ketika seorang warga berinisial A. (55) bersama cucunya A.F. (11) hendak menuju rawa dan melintasi kebun karet milik korban. Keduanya melihat dua orang tergeletak di lokasi. Setelah kembali bersama saksi lain untuk memastikan identitas korban, peristiwa itu dilaporkan kepada pemerintah desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Sandi Karisma mengungkapkan, hasil olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah barang bukti berupa sebatang kayu, besi, serta botol air mineral yang diduga berisi racun.

“Dari hasil penyelidikan di TKP ditemukan kayu, besi, dan botol air mineral yang diduga berisi racun. Temuan ini menguatkan indikasi bahwa istri diduga dibunuh oleh suaminya. Selama sekitar tiga pekan terakhir, keduanya diketahui sering terlibat cekcok,” ujar AKP Sandi Karisma.

Polisi juga mengungkap adanya kejanggalan sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Pada Jumat (17/7/2026), kedua korban disebut sempat berpamitan kepada anak mereka sebelum berangkat ke kebun.

“Sebelum pergi ke kebun, keduanya sempat berpamitan dan berpesan kepada anak agar rajin-rajin sekolah. Hal itu menjadi salah satu fakta yang kami dalami dalam penyelidikan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, korban perempuan ditemukan mengalami luka di bagian kepala yang diduga akibat benturan benda tumpul. Sementara korban laki-laki ditemukan dalam kondisi tergantung dengan bekas jeratan pada leher dan diduga sempat meminum racun sebelum mengakhiri hidupnya.

Dalam wawancara pada program Apa Kabar Indonesia Pagi TVOne, Rabu (22/7/2026), AKP Sandi Karisma menyampaikan kesimpulan sementara penyidik.

“Kesimpulan sementara kami, setelah membunuh istrinya, pelaku yang juga suami korban kemudian bunuh diri,” tegasnya.

Meski demikian, polisi menegaskan proses penyidikan masih terus berjalan untuk melengkapi alat bukti, termasuk menunggu hasil pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab pasti kematian kedua korban. (AY)