Pemkab Banyuasin dan Kodam II/Sriwijaya Bahas Penyelesaian 1.400 Hektare Lahan TORA

PANGKALAN BALAI – Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Kodam II/Sriwijaya memperkuat sinergi dalam percepatan penyelesaian program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Hal tersebut dibahas saat Bupati Banyuasin Askolani menerima kunjungan Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI Junaidi M., S.Sos di Kantor Bupati Banyuasin, Rabu (8/7).

Dalam pertemuan itu, dibahas tindak lanjut penyelesaian sekitar 1.400 hektare lahan TORA di Banyuasin yang nantinya akan dilanjutkan pada kawasan lainnya guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Bupati Askolani menegaskan, reforma agraria merupakan langkah strategis untuk menciptakan kepastian hukum atas penguasaan lahan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah.

“Reforma agraria menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pertanahan yang lebih berkeadilan melalui penataan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah,” kata Askolani.

Sementara itu, Brigjen TNI Junaidi menjelaskan, program TORA bertujuan memberikan legalitas hukum atas lahan yang dikelola masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan kepemilikan tanah dan pengentasan kemiskinan. Menurutnya, lahan TORA umumnya diberikan dalam bentuk sertifikat hak pakai sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa diperjualbelikan.

“Sinergi TNI dan Pemerintah melalui Kodam II/Sriwijaya berkomitmen membantu pemerintah daerah merumuskan regulasi yang tepat agar masyarakat dapat mengelola lahan secara legal, aman, dan meningkatkan kesejahteraan tanpa merusak lingkungan,” ujar Brigjen TNI Junaidi.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan jajaran Kodam II/Sriwijaya sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program reforma agraria di Kabupaten Banyuasin. (Tim)