Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kunjungi Kodim 0430/Banyuasin, Bahas Mitigasi Karhutla

PANGKALAN BALAI, CB— Sebanyak 14 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) mengunjungi Markas Kodim 0430/Banyuasin, Selasa (1/9/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Makodim 0430/Banyuasin, Jalan Lingkar Sekojo, Pangkalan Balai, tersebut merupakan bagian dari kegiatan penyuluhan dan pengumpulan data terkait penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banyuasin.

Rombongan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad didampingi Kolonel Inf Sapta Budi Purnama dan Kolonel Inf Alfian, S.I.P. Kegiatan tersebut turut ditinjau langsung oleh Ir Seskoad Kolonel Inf Agus Wuryanto.

Setibanya di Makodim 0430/Banyuasin, rombongan diterima Perwira Staf Kodim, Kapten Inf Erwin Suhaimi dan Kapten Arm Mustajab, bersama sejumlah perwira staf lainnya yang mewakili Komandan Kodim 0430/Banyuasin.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran Kodim 0430/Banyuasin memaparkan kondisi dan situasi wilayah Banyuasin kepada para Pasis beserta pendamping dari Seskoad.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah persoalan karhutla, termasuk kondisi di lapangan, berbagai permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah penanganan yang selama ini dilakukan.

Usai paparan, para Pasis kemudian mengumpulkan data dari sejumlah staf Kodim 0430/Banyuasin. Pengumpulan data dilakukan melalui komunikasi dan diskusi mengenai tugas serta tanggung jawab masing-masing staf, berbagai permasalahan di wilayah, hingga upaya penyelesaian yang telah dilakukan.

Kolonel Inf Sapta Budi Purnama mengatakan, kunjungan ke satuan sebenarnya telah direncanakan secara periodik. Namun, kegiatan kali ini mendapat tambahan fokus menyusul terjadinya karhutla di sejumlah wilayah, termasuk di Sumatera.

“Kunjungan ke kesatuan ini sudah direncanakan secara periodik. Namun, kali ini ada tambahan kegiatan sehubungan dengan terjadinya karhutla di beberapa wilayah, salah satunya di Sumatera,” ujar Sapta.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembekalan para Pasis sebelum nantinya mengemban tugas sebagai komandan maupun pimpinan satuan.

“Tujuannya untuk membekali para siswa ketika nantinya menjadi komandan ataupun pimpinan satuan, termasuk bagaimana memitigasi bencana kebakaran serta upaya mengatasi karhutla agar tidak terulang kembali,” katanya.

Ia menambahkan, Banyuasin dipilih sebagai salah satu wilayah yang menjadi sumber pembelajaran karena memiliki pengalaman dan tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla.

Melalui kunjungan tersebut, para Pasis diharapkan tidak hanya memperoleh data mengenai kondisi wilayah, tetapi juga memahami pola koordinasi dan sinergitas antarpihak dalam menghadapi bencana karhutla.

“Kami berharap apa yang didapat dari wilayah Banyuasin, termasuk sinergitas dalam penanganan karhutla, nantinya dapat diterapkan di satuan tempat para Pasis bertugas,” pungkasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi para Pasis Dikreg LXVIII Seskoad untuk memperkaya wawasan lapangan, khususnya dalam memahami karakteristik wilayah, potensi bencana, serta strategi mitigasi dan penanganan karhutla yang dapat diterapkan di wilayah tugas masing-masing. (**)