Palembang, CB— Bentrokan antar dua kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) pecah di Jalan Angkatan 45, tepatnya di depan PS Mall, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Selasa (6/1/2026) siang. Insiden tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka berat akibat senjata tajam.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung mengundang perhatian warga serta pengguna jalan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, bentrokan diduga melibatkan kelompok Ormas PERMASKOT dan Ormas Harimau Sumatera Bersatu. Bahkan, saksi mengaku sempat mendengar dua kali suara letusan yang diduga berasal dari senjata api.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang bersama Panit dan anggota Unit Reskrim segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan adanya keributan. Polisi langsung mengamankan lokasi guna mencegah bentrokan susulan.
Dari hasil pendataan sementara, satu orang korban atas nama M Billy Putra Pratama (30), karyawan swasta, warga Jalan RE Martadinata Lorong Amal, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam.
Korban mengalami luka bacok di tangan kanan, jari tengah putus, jari telunjuk nyaris putus, luka di lengan kiri, luka bacok di bagian kepala, serta dua luka tusuk di paha kiri. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AK Gani Palembang.
Dugaan sementara, bentrokan dipicu oleh persoalan pengelolaan lahan parkir di sekitar PS Mall yang disebut-sebut dikelola oleh salah satu ormas. Polisi masih mendalami motif serta peran masing-masing pihak yang terlibat.
Dalam kejadian tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis parang bergagang kayu serta pelindung tangan dari besi yang diduga digunakan dalam bentrokan.
Selain mengamankan barang bukti, polisi juga telah mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, serta menelusuri video rekaman dari masyarakat. Aparat kepolisian turut mengarahkan korban maupun keluarga korban untuk membuat laporan resmi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi terulangnya bentrokan serupa, sekaligus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku dan memastikan situasi keamanan tetap kondusif. (Tim)






