Pemuda Banyuasin Tewas Mengenaskan di Lokasi Peleburan Baja Kawasan Tanjung Api-Api Banyuasin Diduga PT Mulia Steel Indonesia

Banyuasin, CB– Seorang pemuda kelahiran 2003 asal RT 020 RW 003 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di lokasi kerja peleburan baja yang diduga milik PT Mulia Steel Indonesia di kawasan Tanjung Api-Api, Selasa (17/03) dini hari.

Korban diketahui bernama M. Sampurna Jaya Ramadan, anak dari pasangan Rudi Hartono dan Ida Laila. Ia disebut baru bekerja di perusahaan tersebut sekitar Sebulan Lebih, setelah sebelumnya sempat bekerja di Jakarta dan Semarang.

Menurut keterangan Apri, yang merupakan teman sekaligus tetangga korban, kabar duka diterima keluarga sekitar pukul 03.00 WIB, atau satu jam setelah korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 02.00 WIB.

“Informasinya korban meninggal sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, lalu keluarga diberi tahu satu jam setelahnya. Korban memang baru sekitar 1 bulan lebih kerja di sana,” ujar Apri.

Usai kejadian, jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palembang sebelum kemudian diberangkatkan ke kampung halaman ibunya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (Oku Timur) untuk dimakamkan.

Hal senada disampaikan Ketua RT setempat, Syarifudin. Ia mengaku hanya menerima informasi terkait meninggalnya korban tanpa mengetahui secara rinci penyebab kejadian tersebut.

“Kami hanya mendapat kabar korban meninggal dunia. Hari itu juga jenazah langsung dibawa ke Desa Suka Negari Kecamatan Semendawai Barat Kabupaten OKU Timur, sehingga tidak sempat dilakukan takziah di rumah duka,” kata Syarifudin.

Ia juga mengenang korban sebagai sosok yang mudah bergaul dan aktif di lingkungan tempat tinggalnya.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih belum diketahui dan menjadi misteri.

Sementara itu, Pihak Humas PT Mulia Steel Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait Dugaan insiden tersebut meski telah dikonfirmasi oleh awak media. (AY)