
Palembang, CB– Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan Polri. Sebanyak 1.121 personel masuk dalam daftar mutasi yang tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) tertanggal 25 Juni 2026. Pergeseran tersebut juga menyentuh sejumlah pejabat utama (PJU) dan lima Kapolres di jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel.
Di lingkungan Polda Sumsel, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian. Kombes Susnadi yang sebelumnya menjabat Dansatbrimob Polda Sumsel dimutasi menjadi Kabag SDM Rorenminops Korbrimob Polri. Posisi yang ditinggalkannya kini diisi Kombes James Parlindungan Hutagaol.
Selain itu, Kombes M. Rendra Salipu mendapat amanah baru sebagai Dansatbrimob Polda Sumatera Utara. Jabatan Dirsamapta Polda Sumsel selanjutnya diisi Kombes Ridwan.
Sementara itu, posisi Dirlantas Polda Sumsel kini dipercayakan kepada Kombes Robertho Pardede menggantikan Kombes Maesa Soegriwo yang dimutasi sebagai Dirlantas Polda Jawa Tengah.
Rotasi juga mencakup jabatan Kepala SPN Polda Sumsel yang kini dijabat AKBP Ferry Harahap, serta sejumlah pejabat menengah lainnya, di antaranya AKBP Mayestika Hidayat sebagai Wadirlantas Polda Sumsel dan AKBP Raswidiati Anggraini yang mendapat penugasan sebagai Kapolres Lampung Utara.
Pada tingkat kewilayahan, lima Kapolres di Sumsel turut berganti. Mereka yakni Kapolres Ogan Ilir, Prabumulih, Ogan Komering Ulu (OKU), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Pagar Alam. Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi nasional yang dilakukan Kapolri terhadap 1.121 personel melalui tujuh Surat Telegram.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, membenarkan adanya rotasi tersebut. Menurutnya, mutasi merupakan agenda rutin di lingkungan Polri.
“Ya benar. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya. Selama bertugas di Polda Sumsel telah bekerja sama dengan baik dalam pemberitaan,” kata Nandang kepada detikSumbagsel, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja institusi sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.
“Rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang biasa dilakukan sebagai penyegaran organisasi dan kebutuhan pembinaan karier personel,” tutupnya. (Red)






