Timika, CB– Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang siswi salah satu SMK di Kota Timika berinisial RM (17), yang diduga terjadi usai perayaan kelulusan sekolah pada Selasa (2/5/2026) lalu.
Korban yang akrab disapa Manja Reny mengaku menjadi korban tindak asusila oleh sejumlah rekan prianya setelah pesta minuman keras bersama teman-temannya.
Ipda Fanny Silvia Tahapari saat ditemui wartawan menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan korban dan saat ini masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
“Kejadiannya saat mereka mendengar hasil kelulusan, lalu korban pesta miras dengan beberapa temannya. Menurut pengakuan korban, dia diperkosa oleh sepuluh orang. Namun sejauh ini kami baru mengamankan satu orang terduga pelaku,” ujar Ipda Fanny.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku berinisial EM mengaku mengonsumsi minuman keras bersama beberapa rekannya di depan Kompleks Pondok Amor Indah, Kota Timika, sebelum menuju lokasi kejadian.
“Menurut pengakuan pelaku, dia minum bersama tujuh temannya. Setelah itu tiga orang pergi, sementara dia bersama satu temannya kembali ke asrama. Saat tiba di kamar, korban disebut sudah dalam keadaan tidak berbusana,” jelasnya.
EM juga mengakui sempat melakukan perbuatan asusila terhadap korban, namun mengaku tidak mengetahui keterlibatan rekan-rekan lainnya.
“Untuk sementara ini kami masih mendalami keterangan korban terkait dugaan delapan orang lainnya yang disebut ikut melakukan perbuatan tersebut,” tambah Ipda Fanny.
Polisi saat ini terus melakukan penyelidikan guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Selain memeriksa saksi-saksi, aparat juga berupaya mengumpulkan alat bukti tambahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar menghindari pesta minuman keras dan menjaga pergaulan guna mencegah terjadinya tindak kriminal maupun kekerasan seksual. (Rill)






