BANYUASIN, CB– Pemerintah Kabupaten Banyuasin mendorong percepatan pemerataan akses listrik bagi masyarakat di wilayah pelosok. Salah satunya melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Desa Kuala Sugihan, Kecamatan Muara Sugihan.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Bupati Banyuasin, Ir. Netta Indian, S.P., bersama Manager PLN UP2K Sumsel, Ahmad Nurhadianto, di Rumah Dinas Wakil Bupati Banyuasin, Senin (14/9).
Netta mengatakan, program listrik masuk desa dan pengembangan PLTS komunal menjadi langkah penting untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat yang belum terjangkau jaringan listrik secara optimal.
“Pembangunan PLTS ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan produktivitas serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kuala Sugihan dan sekitarnya. Masyarakat sangat mengharapkan kehadiran listrik untuk menunjang kehidupan sehari-hari,” ujar Netta.
Sementara itu, Manager PLN UP2K Sumsel, Ahmad Nurhadianto, menjelaskan bahwa pihaknya merencanakan survei lokasi pada pekan berikutnya. Untuk mendukung pembangunan PLTS komunal tersebut, PLN membutuhkan lahan hibah seluas sekitar 1–2 hektare.
“Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak memahami rencana teknis pembangunan sehingga potensi kendala di lapangan dapat diantisipasi sejak awal,” jelasnya.
Selain rencana pembangunan di Kuala Sugihan, Netta juga menyampaikan bahwa penyediaan listrik di Desa Bintang Campak, Kecamatan Banyuasin III, telah memasuki tahap pengecekan akhir. Jika dinyatakan aman, terutama dari potensi gangguan pohon, jaringan listrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada bulan ini.
Pertemuan ini turut dihadiri jajaran PLN, Kepala Dinas Perhubungan Ir. Zakirin, S.P., M.M., perwakilan Diskominfo, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Meri Hasan, S.E., M.Si., serta Camat Muara Sugihan Weli Adriansyah, S.IP., M.Si.
(Tim)






