Sistem Baru SPMB Sumsel, Nilai Rapor Jadi Penentu Utama dan Zonasi Dihapus

Palembang, CB– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan merombak total mekanisme penerimaan siswa baru dengan menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Perubahan ini membawa sejumlah kebijakan krusial yang berdampak langsung pada proses seleksi di jenjang SMA, SMK, hingga SLB.

Kebijakan tersebut menandai pergeseran pendekatan dari sistem administratif menuju seleksi yang lebih kompetitif dan terukur. Langkah ini sekaligus menjadi respons atas berbagai kritik yang selama ini muncul terkait transparansi dan keadilan dalam penerimaan siswa baru.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, SE, S.Kom, M.Si, M.Pd, mengatakan regulasi baru tersebut telah melalui proses sosialisasi berjenjang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan satuan pendidikan.

“Proses sosialisasi sudah berjalan. Kita targetkan pelaksanaan SPMB dalam waktu dekat bisa berlangsung lancar,” ujar Mondyaboni, Kamis (16/4/2026).

Perubahan paling mencolok dalam sistem baru ini adalah penghapusan jalur zonasi. Skema lama yang selama ini berbasis jarak tempat tinggal kini digantikan oleh jalur domisili dengan indikator seleksi yang lebih komprehensif.

Dalam mekanisme terbaru, kedekatan lokasi tidak lagi menjadi satu-satunya penentu. Nilai rapor siswa kini menjadi variabel utama dalam proses seleksi, sehingga calon peserta didik dituntut bersaing secara akademik.

“Penilaian domisili sekarang tidak hanya jarak, tapi juga nilai rapor. Ini disesuaikan agar lebih adil,” jelasnya.

Selain itu, seluruh proses pendaftaran diwajibkan terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Integrasi ini diharapkan mampu menutup celah manipulasi data yang sebelumnya kerap menjadi sorotan publik.

Dengan perubahan ini, pemerintah berharap sistem penerimaan murid baru di Sumatera Selatan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan mampu menjaring peserta didik berdasarkan kemampuan serta prestasi yang dimiliki. (Red)