Banyuasin, CB– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan menebar sebanyak 10.000 bibit ikan lele di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin, Jumat (06/02/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Kanwil Ditjenpas Sumsel terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan, khususnya di bidang perikanan, yang sejalan dengan program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sumsel, Erwedi Supriyatno, mengapresiasi komitmen Lapas Kelas IIA Banyuasin dalam mengembangkan program SAE secara berkelanjutan.
“Program pembinaan kemandirian ini sangat strategis untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang dapat mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan penebaran bibit lele ini menjadi langkah konkret dalam mengoptimalkan kolam SAE sebagai sarana pembinaan yang edukatif dan produktif.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan melalui program-program berkelanjutan,” tegasnya.
Penebaran 10.000 bibit ikan lele tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan Lapas Banyuasin sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi warga binaan dalam mengelola usaha perikanan secara profesional. (Rill)






