Jalan Lingkar Ibu Kota Kabupaten Banyuasin Terbengkalai, Semak Belukar Kepung Akses Perkantoran

Banyuasin, CB —Kondisi Jalan Lingkar Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, menuai sorotan publik. Akses utama menuju kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin tersebut terlihat tidak terawat, dengan semak belukar dan rumput liar tumbuh tinggi di sisi kiri dan kanan jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, vegetasi liar yang dibiarkan menjalar hingga bahu jalan membuat ruang gerak pengguna jalan semakin menyempit. Kondisi ini dikeluhkan warga, terutama pejalan kaki, karena selain mengganggu kenyamanan, juga berpotensi membahayakan keselamatan.

Sorotan tajam terhadap kondisi tersebut datang dari mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Banyuasin sekaligus Tokoh Masyarakat Pangkalan Balai, Indra Hadi, melalui sebuah video berdurasi 58 detik yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Video tersebut kemudian beredar luas dan memicu beragam komentar masyarakat.

Dalam video itu, Indra Hadi menyampaikan keprihatinannya melihat kondisi Jalan Lingkar yang seharusnya menjadi wajah ibu kota kabupaten, namun justru tampak semrawut dan terkesan diabaikan.

Ia mengungkapkan, dirinya kerap berjalan kaki dari simpang pintu gerbang Seterio hingga Masjid Al-Amir. Sepanjang lintasan tersebut, rumput dan semak belukar tumbuh lebat tanpa perawatan.

“Kami sering berjalan kaki di Jalan Lingkar ini, dari simpang pintu gerbang Seterio sampai Masjid Al-Amir. Sepanjang kiri dan kanan jalan penuh rumput. Kami berharap kepada pihak terkait agar membersihkan bahu jalan ini, karena ini merupakan ibu kota kabupaten. Jangan sampai orang menilai Pangkalan Balai terlihat semrawut,” ujar Indra Hadi dalam video tersebut, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar soal estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan. Saat hujan, bahu jalan yang tertutup rumput berpotensi licin dan tergenang air, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin terkait rencana pembersihan dan perawatan Jalan Lingkar Pangkalan Balai. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai keseriusan pemerintah daerah dalam merawat fasilitas publik strategis.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penataan dan pemeliharaan rutin agar Jalan Lingkar Pangkalan Balai kembali tertib, bersih, dan layak sebagai etalase serta wajah ibu kota Kabupaten Banyuasin. (Tim)