Kunjungan KPPG Palembang ke SPPG Sedulang Berkah Bersama Disorot, Ada Pelanggaran SOP

Banyuasin, CB – Usai viralnya pemberitaan soal temuan lalat di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sedulang Berkah Bersama Banyuasin, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hartika Sari, melakukan kunjungan ke lokasi pada Rabu (15/10/2025).

Dalam kunjungannya, Nurya menyoroti pentingnya penerapan kebersihan dan higienitas di lingkungan dapur. Ia meminta pihak pengelola untuk menambah alat pembasmi serangga (insect killer) guna menjaga area pengolahan makanan tetap steril dan aman dari gangguan lalat maupun serangga lainnya. (Seperti dilansir dari berbagai media online).

Hal ini jelas membukti kebenaran akan pemberitaan yang menyebutkan banyaknya serangga lalat di SPPG Tersebut. Namun, peninjauan tersebut justru diwarnai temuan pelanggaran terhadap prosedur standar operasional (SOP). Kepala KPPG sendiri tampak tetap menggunakan alas kaki dari luar, bukan alas khusus yang telah disediakan pihak SPPG. Selain itu, beberapa anggota rombongan tidak mengenakan masker, padahal atribut tersebut wajib digunakan di area pengolahan makanan.

“Harus pakai alat pelindung diri (APD) lengkap dan alas kaki khusus di dalam area SPPG,” tegas Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Banyuasin, Willy Alkusari, S.T., RT., M.Han, beberapa waktu lalu.

Kondisi ini menjadi sorotan publik, mengingat pemerintah tengah berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai prinsip keamanan dan kebersihan pangan.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut, Kepala KPPG Palembang juga tidak memperhatikan kondisi saluran limbah yang terbuka di dalam dapur SPPG Ruang Persiapan, yang turut menjadi faktor kebersihan dan higienitas lingkungan pengolahan makanan.

SPPG Yayasan Sedulang Berkah Bersama Banyuasin juga merupakan salah satu SPPG yang sudah beroperasi namun belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Editor AY