Banyuasin, CB – Pujian yang disampaikan Kepala Kantor Pemenuhan Pelayanan Gizi (KPPG) Palembang terhadap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sedulang Berkah Bersama Kedondong Raye 1 ternyata berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan.
Sejumlah wali murid dan penerima manfaat mengungkapkan bahwa menu yang disajikan masih jauh dari layak. Selain rasa makanan yang kurang menggugah selera, kebersihan dapur juga dinilai tidak memenuhi standar karena banyak lalat di area persiapan makanan dan publik juga sudah mengetahui jika SPPG tersebut merupakan salah satu SPPG yang beroperasi meski belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Dalam pemberitaan di salah satu media lokal, Kepala KPPG Palembang sebelumnya menilai menu MBG di SPPG Yayasan Sedulang Berkah Bersama Kedondong Raye 1 sudah sangat baik dan sesuai standar. Namun hasil peninjauan lapangan oleh Dinas Kesehatan Banyuasin menunjukkan fakta berbeda bahkan masih banyak stok mie kemasan yang kapanpun siap disajikan.
“Kadang lauknyo dak ado raso, nasiny keras mungkin kareno lamo dia penyajian. Aku jugo denger kabar kalo diantar jam tujuh pagi. Lauknya sering sayur kacang, direbus bae, anak sering bawak pulang makannyo,” ujar salah satu orang tua murid SDN 6 Banyuasin III, Jumat (17/10/2025).
Keluhan serupa juga datang dari wali murid SDN 40 Percontohan Banyuasin III. Ia menilai menu makan bergizi gratis yang disajikan monoton dan tidak layak konsumsi.
“Lauknya itu-itu saja, anak saya pun enggan memakannya. Kami berharap pemerintah menindaklanjuti keluhan ini. Bukan tidak bersyukur, tapi kalau seperti ini, orang tua mana yang tidak khawatir,” ujar wali murid.
Sementara itu, warga Pangkalan Balai, Dodi, menyoroti persoalan kebersihan dapur setelah beredarnya video yang memperlihatkan banyaknya lalat di meja tempat pengolahan makanan.
“Kami juga lihat video itu, memang banyak lalat di meja tempat masak. Kalau dibiarkan, jelas tidak bersih. Anak-anak bisa saja sakit karena makanan yang tidak higienis,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah dalam pemenuhan gizi anak sekolah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, di lapangan pelaksanaannya masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dapur, tenaga pengelola, serta minimnya pengawasan terhadap kualitas makanan. (Tim)






