Siswi SMP di Muratara Jadi Korban Perundungan, Aksi Kekerasan Viral di Medsos

Muratara, CB – Dunia pendidikan kembali tercoreng. Sebuah video memperlihatkan aksi perundungan terhadap siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) viral di media sosial. Dalam video berdurasi 3 menit 8 detik itu, korban tampak dijambak rambutnya, dipukul berkali-kali, bahkan ditarik hingga tersungkur oleh teman sekolahnya sendiri.

Ironisnya, sejumlah siswi lain yang menyaksikan kejadian tersebut tidak melerai, justru tertawa dan merekam aksi kekerasan menggunakan kamera ponsel. Rekaman itulah yang kemudian beredar luas dan memicu kecaman warganet.

Dari video yang beredar, terdengar pelaku menggunakan bahasa daerah Muratara sambil terus memarahi dan memukul korban yang sama sekali tidak melakukan perlawanan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, Widya Prisetyaningrum, membenarkan peristiwa tersebut melibatkan siswinya. Dalam keterangan tertulis melalui akun resmi Facebook sekolah, Widya menyebut kejadian terjadi sepulang sekolah, Rabu (15/10).

“Pihak sekolah telah melakukan mediasi antara korban dan pelaku pada Kamis (16/10). Proses pembinaan kepada seluruh siswa sedang berlangsung, dan sanksi bagi pelaku perundungan telah diberikan,” jelasnya.

Widya menambahkan, pembinaan juga dilakukan kepada siswa-siswi lain yang terlibat dalam video viral tersebut. “Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung upaya pembinaan dan pencegahan agar perundungan tidak terulang kembali,” ujarnya.

“Atas dukungan dari seluruh stakeholder, masyarakat, dan juga media, kami mengucapkan terima kasih,” tambahnya menutup klarifikasi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Nasirin membenarkan pihaknya telah menurunkan Kanit PPA bersama anggota untuk mengecek langsung ke sekolah tempat kejadian. (Tim)