BANYUASIN, CB— Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026) pagi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan dilaporkan sangat terbatas, bahkan diperkirakan hanya sekitar 20 meter.
Pantauan warga sekitar pukul 07.00 WIB, kabut asap masih terlihat cukup tebal dan menyelimuti badan jalan. Kondisi ini membuat pengendara harus meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang yang terbatas dapat mengganggu keselamatan berkendara.
Seorang warga, Ardi, mengatakan kabut asap sudah cukup mengganggu aktivitas masyarakat sejak pagi. Meski waktu telah menunjukkan pukul 07.00 WIB, kondisi udara dan jarak pandang di sekitar lokasi masih belum normal.
“Sudah pukul 07.00 WIB, tapi kabut asap masih tebal. Jarak pandang mungkin hanya sekitar 20 meter. Kami khawatir kalau kondisi seperti ini terus terjadi,” ujar Ardi.
Selain mengganggu jarak pandang, kondisi tersebut juga memicu kekhawatiran warga terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan, terutama terhadap anak-anak dan kelompok rentan.
“Kami tentu khawatir, terutama anak-anak dan orang tua. Kalau asap terus seperti ini, takutnya banyak yang terkena ISPA,” katanya.
Kabut asap tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Banyuasin dalam beberapa hari terakhir. Asap yang masih bertahan hingga pagi hari dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat serta menurunkan kualitas udara.
Warga berharap penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh. Selain pemadaman titik api, langkah pencegahan juga dinilai penting agar kebakaran tidak terus berulang dan kabut asap tidak semakin meluas. (**)






