PALEMBANG, CB – Kabut asap tebal kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026). Kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang masyarakat terganggu, sementara kualitas udara tercatat berada pada kategori berbahaya.
Pantauan kondisi udara menunjukkan tingkat kepekatan asap mengalami peningkatan signifikan sejak Kamis (1/10/2026). Kabut asap terlihat semakin pekat dan berdampak terhadap jarak pandang, terutama saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi ini menjadi perhatian mengingat paparan udara dengan kualitas buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
“Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perkembangan kualitas udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara masih berada pada kategori berbahaya,” demikian imbauan terkait kondisi kualitas udara di Palembang.
Selain mengurangi aktivitas di luar ruangan, masyarakat juga diimbau menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan untuk mengurangi paparan partikel dari asap, khususnya ketika kondisi kabut asap semakin pekat.
Masyarakat juga diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara melalui informasi resmi dan segera mengambil langkah perlindungan apabila kondisi kembali memburuk.
Dengan meningkatnya kepekatan kabut asap sejak Kamis, kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi dampak terhadap kesehatan maupun aktivitas sehari-hari. (**)






